Cara Membuat Artikel Blog – 9 Tips Sederhana

Cara Membuat Artikel yang Lebih Bernilai Melalaui 9 Tips Sederhana Berikut Ini Telah Terbukti Efisien Dan Menghasilkan Tulisan Yang Bagus.

Salah satu kunci utama yang ikut menentukan performa sebuah website adalah konten. Dengan konten yang relevan, memberikan benefit bagi pengunjung serta disajikan dengan apik, hanya menunggu waktu hingga website tersebut bertengger di urutan tertinggi di halaman hasil pencarian.

Untuk memuaskan pengunjung dan meningkatkan traffic, tentu saja diperlukan pemahaman cara membuat konten artikel, video, slide, podcast dan sebagainya. Tenang, Anda tak perlu mempelajari semuanya sekaligus.

Kelebihan Konten Berupa Artikel

Meskipun ragam konten kini semakin bervariasi, konten berjenis artikel tetap dipercaya sebagai salah satu yang memiliki kekuatan lebih. Artikel berupa teks dinilai masih relevan dengan preferensi pengguna internet hingga saat ini. Ya, masih banyak orang yang cenderung percaya dengan tulisan panjang mendetail meskipun harus menghabiskan waktu lebih banyak untuk menyerap dan mengolah informasi di dalamnya. Tentunya, tulisan juga dibuat dengan cara membuat artikel yang tepat.

Dibandingkan dengan konten audio seperti podcast, ataupun video yang menggabungkan slide dengan narasi audio, cara membuat artikel mungkin bisa dikatakan sebagai yang paling mudah dan murah. Jelas, karena pembuatannya tidak memerlukan banyak keahlian dan peralatan khusus. Walau begitu, artikel nyatanya juga tetap memiliki kekuatan tersendiri untuk seolah ‘memaksa’ pengunjung menuruti tujuan pemilik website.

Kelebihan lain dari artikel juga terletak pada fleksibilitasnya dimana ia bahkan juga bisa dikonversi menjadi ragam konten yang lain jika dirasa perlu. Dengan menerapkan beberapa tips membuat artikel yang baik, seorang kreator dapat menghasilkan artikel, kemudian mudah diubahsuaikan ke jenis konten lain. Tulisan yang baik dapat dirubah menjadi script narasi video maupun bahan untuk podcast, dipadu dengan sumber tambahan lain.

Beberapa kelebihan artikel di atas membuat konten berupa tulisan bisa dijadikan sebagai pertimbangan utama apabila Anda memiliki sebuah website dengan performa sesuai dengan harapan. Mungkin Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan jenis website saja hingga mendapatkan hasil optimal dari teks yang Anda susun. Untuk itu, tak ada salahnya Anda belajar membuat artikel karena kemampuan ini bisa menjadi modal dalam menjalani masa digital saat ini.


Bagaimana Cara Membuat Artikel Berkualitas?


Setelah Anda membaca sekilas tentang nilai lebih yang bisa dijanjikan oleh artikel sebagai sebuah konten di atas, mungkin muncul pertanyaan bagaimana caranya menciptakan tulisan berkualitas? Untuk ciri artikel yang berkualitas mungkin bisa Anda pelajari di materi pelajaran Bahasa Indonesia saja. Untuk saat ini, mari kita bahas cara membuat konten artikel sehingga Anda bisa mendapatkan gambaran akan apa-apa saja yang diperlukan nantinya.

cara menulis artikel berkualitas yang baik dan benar untuk blog atau website bahkan tulisan ilmiah
image from pixabay.com

Menentukan Topik Artikel Sebelum Menulis

Topik bisa menjadi hal utama yang perlu dipersiapkan sebelum mulai menulis, membuat artikel. Menentukan topik dalam membuat artikel mungkin bisa saja dilewatkan untuk website yang sudah memiliki tema spesifik untuk dibahas. Penulis untuk website seperti ini akan lebih cepat menentukan timeline karena situs sudah memiliki guidelines jelas tentang apa saja isi websitenya dan pembaca macam apa yang datang ke website.

Lain halnya jika penulis mengincar traffic pengunjung baru dimana mereka perlu melakukan analisa meliputi trend seperti kejadian atau masalah yang sedang happening atau bahkan viral. Nah apabila Anda terbilang masih pemula dalam hal cara membuat artikel ini, ada beberapa hal yang bisa coba Anda lakukan untuk memudahkan penentuan topik, misalnya:

Brainstorming topik, dengan menjawab pertanyaan mendasar seperti:

• “Apa keterampilan yang saya kuasai?”
• “Apakah saya mengetahui sesuatu yang tak banyak diketahui orang lain?”
• “Apa yang saat ini menjadi masalah bagi calon pembaca?”
• “Siapa saja yang akan membaca?”

Mapping dengan menjabarkan poin hasil brainstorming.

Drafting dengan menuliskan poin-poin penting

Hasil dari pemetaan di atas akan menghasilkan sekian poin yang kemudian bisa Anda rubah menjadi kerangka kasar untuk tulisan-tulisan Anda nantinya. Hal ini karena poin-poin hasil dari mapping bisa saja dikelompokkan menjadi bagian lain, dijadikan bahan untuk tulisan lain atau bahkan untuk website yang lain.

Plotting

Setelah kerangka (draft) tersusun, langkah cara membuat artikel selanjutnya adalah melakukan evaluasi topik. Anda kemudian bisa membuat plot artikel yang akan ditulis. Anda juga bisa memilih hal yang cenderung disukai atau menantang untuk diulas.

Salah satu tips membuat artikel yang penting untuk Anda ingat adalah selalu memposisikan diri Anda (penulis) sebagai pembaca. Untuk itu, Anda juga perlu memiliki gambaran tentang siapakah para calon pembaca tulisan tersebut. Minimal tentukan 3 kriteria calon pembaca, misalnya remaja, usia sekolah, belum berpenghasilan, atau dewasa, profesional, mapan dan sebagainya. Dari kriteria tersebut, Anda bisa menebak tulisan macam apa yang mereka ingin baca dan bagaimana membuat mereka betah membacanya.

Baca Juga :

Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM)

Setelah topik sudah ditentukan, langkah yang bisa memudahkan Anda belajar membuat artikel dan selalu meningkatkan kemampuan adalah menerapkan teknik yang disingkat dengan Amati, Tiru lalu Modifikasi (ATM). Cari artikel berkualitas sesuai topik Anda di internet lalu amati bagaimana pola tulisan tersebut sehingga Anda bisa membuat tiruan dengan modifikasi Anda sendiri. Tambahan yang Anda sertakan dalam tulisan tentunya haru memperkaya isinya, antara lain dengan menambahkan data statistik, kutipan tokoh, penjelasan dan referensi tambahan. Jadi selain artikel sumber, Anda juga perlu menyiapkan sumber tambahan yang relevan dengan konten atau plot Anda.

Keep it Short and Simple (KiSS)

Data yang dilaporkan oleh Sumo.com menyebutkan bahwa pengunjung hanya akan membaca 20% dari artikel yang Anda tulis. Pembaca biasanya hanya bertahan selama 15 detik pertama sebelum memutuskan apakah ia akan lanjut membaca atau tidak. Artinya, Anda sebagai penulis dituntut mampu menyuguhkan tulisan yang padat berisi berbentuk paragraf yang ringkas dan sederhana saja (short and simple), utamanya di awal tulisan.

Fokuskan pada Solusi

Pastikan bahwa tulisan yang akan Anda buat tetap berdasarkan draft yang telah disusun dan jangan sampai melebar ke tema atau topik lain. Kembangkan kerangka tulisan secara jelas dan terarah, menghindari kalimat berbelit yang tidak penting. Inilah cara membuat konten artikel sanggup mengikat pembaca terus fokus pada apa yang sedang Anda bahas.

Selain itu, tak ada salahnya Anda membuat pembahasan menjadi lebih spesifik atau mendetail dengan cara memecah tulisan ke dalam beberapa sub-bagian dengan panjang maksimal tiap sub tersebut tak lebih dari 200 kata. Struktur inilah yang memudahkan pembaca dalam menyerap dan mengolah informasi sehingga fokus mereka tetap bertahan di tulisan Anda.

Buat Judul Artikel Menjadi Menarik

Judul memang bisa dibuat di awal atau juga bisa saja di akhir penulisan. Satu hal yang jelas, judul harus merepresentasikan isi secara tepat namun juga memiliki kekuatan untuk membuat calon pembaca penasaran. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan judul yaitu tata bahasa yang benar, mampu mewakili isi hanya dengan 10 kata dan tidak menggunakan jargon yang terkesan rumit.

Pengantar Artikel

Siapkan pula sebuah paragraf singkat dengan panjang kisaran 100-200 kata yang intinya meyakinkan calon pembaca bahwa mreka bertemu dengan artikel yang tepat sesuai apa yang sedang dicari. Anda bisa menanyakan pengalaman atau masalah yang umum dialami para calon pembaca Anda kemudian memberikan solusi secara ringkas sehingga mereka penasaran untuk membaca artikel secara utuh.

Gunakan Foto Sebagai Bagian Artikel

Siapkan pula sebuah paragraf singkat dengan panjang kisaran 100-200 kata yang intinya meyakinkan calon pembaca bahwa mreka bertemu dengan artikel yang tepat sesuai apa yang sedang dicari. Anda bisa menanyakan pengalaman atau masalah yang umum dialami para calon pembaca Anda kemudian memberikan solusi secara ringkas sehingga mereka penasaran untuk membaca artikel secara utuh.

Istirahat

Sampai pada tahap ini, Anda bisa melakukan istirahat sejenak setelah lelah melakukan riset dan menyusun tulisan. Boleh saja Anda mengambil istirahat barang sehari sebelum membacanya kembali keesokan harinya. Barangkali ada tambahan pikiran yang layak Anda masukkan ke dalam tulisan. Alternatif lainnya, Anda juga boleh meminta bantuan teman untuk membacanya lalu melakukan evaluasi.

Lakukan Revisi Terhadap Artikel

Tunjukkan draf artikel tulisan Anda kepada teman lalu tanyakan adakah kekurangan dalam tulisan tersebut. Saran mereka bisa Anda gunakan sebagai acuan belajar membuat artikel selanjutnya. Anda bisa memastikan beberapa hal seperti sudahkah tulisan menjawab apa yang diinginkan pembaca? Sudahkah semua informasi penting tercantum? Sudah sesuaikah urutan proseduralnya? dan lain sebagainya. Lakukan revisi apabila memang diperlukan.

Demikianlah tips membuat artikel yang bisa coba Anda praktekkan langsung. Satu hal yang perlu diingat bahwa kemampuan membuat konten, tak terkecuali artikel, tidak bisa didapatkan secara instan. Diperlukan usaha yang keras dan konsistensi hingga akhirnya Anda bisa membuat tulisan yang benar-benar bernilai baik bagi pembaca serta mesin pencari. Bila Ingin Konsultasi Lebih Lanjut Silahkan Gunakan Halaman Contact Us. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Scroll to Top